SEKILAS INFO
19-08-2019
  • 2 bulan yang lalu / SELAMAT >> Melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) Tahun Akademik 2018/2019, untuk semua Mahasiswa STIKes YPIB Majalengka
  • 3 bulan yang lalu / Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1440 H
  • 3 bulan yang lalu / INFORMASI : Pendaftaran Mahasiswa Baru Masih Dibuka, Sekarang Masuk Gelombang 2
5
Mar 2019
1
Strategi Integrasi dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika

Oleh : Ujang Permana, S.Sos., M.Si

Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang beragam. Keberagaman masyarakat Indonesia ditandai oleh adanya keberagaman budaya. Misalnya perbedaan suku bangsa menyebabkan adat-istiadat, bentuk rumah, pakaian serta kesenian yang memiliki ciri khas yang berbeda. Bangsa Indonesia menyadari dan menghormati adanya perbedaan budaya tersebut.

Bangsa Indonesia sejak dahulu telah dipersatukan dalam semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda, tetapi tetap satu.

Integrasi nasional adalah usaha dan proses mempersatukan perbedaan yang ada pada suatu Negara sehingga terciptanya keserasian dan keselarasan secara nasional.  Integrasi nasional berasal dari dua kata, yaitu “integrasi” dan “nasional”. Integrasi berasal dari bahasa Inggris, integrate, artinya menyatupadukan, menggabungkan, mempersatukan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, integrasi artinya pembauran hingga menjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh. Kata Nasional berasal dari bahasa Inggris, nation yang artinya bangsa.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, integrasi nasional mempunyai arti politis dan antropologis.

  1. Integrasi nasional secara politis berarti penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk suatu identitas nasional.
  2. Integrasi nasional secara antropologis berarti proses penyesuaian di antara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda sehingga mencapai suatu keserasian fungsi dalam kehidupan masyarakat.

Integrasi masyarakat merupakan kondisi yang diperlukan bagi Negara untuk membangun kejayaan nasional demi mencapai tujuan yang diharapkan. Ketika masyarakat suatu Negara senantiasa diwarnai pertentangan atau konflik, maka akan banyak kerugian yang diderita baik kerugian berupa fisik materi, seperti kerusakan sarana dan prasarana yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat maupun kerugian mental spiritual. Seperti perasaan kekhawatiran, cemas dan ketakutan bahkan juga tekanan mental yang berkepanjangan.

Adapun syarat keberhasilan suatu integrasi di suatu negara adalah sebagai berikut :

  • Anggota-anggota masyarakat merasa bahwa mereka berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan satu dengan lainnya.
  • Terciptanya kesepakatan (konsensus) bersama mengenai norma-norma dan nilai-nilai sosial yang dilestarikan dan dijadikan pedoman.
  • Norma-norma dan nilai-nilai sosial dijadikan aturan baku dalam melangsungkan proses integrasi sosial.

Di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 disebutkan bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai menyalahgunakan hak karena banyak sekali orang yang bisa seenaknya melakukan sesuatu hal yang bisa merugikan orang lain. Begitu pula dengan orang yang selalu berusaha menghindar dari kewajibannya sebagai warga negara. Perilaku ini bisa dijadikan salah satu contoh perilaku yang bisa merugikan masyarakat lain, khususnya bagi pemerintah. Pelanggaran akan hak orang akan menyebabkan terjadinya disintegrasi sehingga orang tersebut tidak menjalankan kewajibannya.

Rakyat Indonesia harus memiliki sikap untuk mempersiapkan diri jika terdapat Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) yang dapat mengganggu integrasi nasional.

DAFTAR PUSTAKA

Al-Hakim, S. 2002. Pendidikan Kewarganegaeraan untuk Perguruan Tinggi. Malang : UM Press.

Budiarjo, Miriam.2008. Dasar-dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia

Satriya, Bambang. 2009. Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi. Nirmana Jakarta: Media

Subagyo dkk, 2009, Pendidikan Kewarganegaraan, Semarang: UPT UNNES PRESS.

Wibowo, I, 2000, Negara dan Mayarakat : Berkaca dari Pengalaman Republik Rakyat Cina, Jakarta : Gramedia

Winarno. 2007. Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan Di Perguruan Tinggi. Jakarta : Bumi aksara.

 

Susunan Dewan Redaksi

U permana, Selasa, 19 Mar 2019

Alhamdulillah ilmu menjadi bertambah, semoga stikes ypib menjadi stikes yg menjadi dambaan masyarakat

Balas

Video Profil

STIKes YPIB Majalengka

Terakreditasi B

NPSN : -

Jl. Gerakan Koperasi No. 003
KEC. Majalengka Wetan
KAB. Majalengka
PROV. Jawa Barat
KODE POS 45411
error: Semua konten kami mempunyai hak kebijakan privasi, hubungi admin atau dosen bersangkutan. Hatur Nuhun