SEKILAS INFO
12-11-2019
  • 1 bulan yang lalu / >>> STIKes YPIB Majalengka Tahun Akademik 2019/2020
  • 1 bulan yang lalu / >>> Selamat Datang Mahasiswa Baru Prodi S1 Keperawatan, S1 Farmasi, D3 Kebidanan, dan Profesi Ners STIKes YPIB Majalengka Tahun Akademik 2019/2020
5
Mar 2019
0
URGENSI PENDIDIKAN KARAKTERDI PERGURUAN TINGGI

Oleh : Aat Agustini., SKM., M.KM

Bangsa Indonesia kini telah mengalami krisis multidimensional, tergambar dari perilaku anak-anak, remaja, orang dewasa dari rakyat biasa, aparatur negara, elit politik bangsa ini. Sebagai contoh dari banyak perilaku menyimpang tersebut diantaranya terjadi adanya menyontek masal dalam ujian nasional, tawuran antarpelajar, perkelahian antar mahasiswa, tindakan pelecehan, narkoba, penipuan, korupsi di kalangan elit politik, pembunuhan dan masih banyak lagi tindakan-tindakan kriminal yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia sebagaimana yang sering kali diberitakan di televisi dan media cetak.  Tindakan-tindakan tersebut tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja tetapi juga banyak dari kalangan pelajar baik siswa maupun mahasiswa.

Fenomena tersebut sedikit banyak memberikan gambaran akan kemerosotan karakter, akhlak, moral dan etika anak bangsa. Melihat fenomena tersebut maka dipandang sangat mendesak untuk segera memperbaiki akhlak, moral, dan etika anak bangsa ini, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pendidikan.

Upaya penanaman nilai karakter dalam diri seseorang tidak dapat dilakukan secara instan, tetapi harus dilakukan secara holistik dan berkelanjutan. Guna menghasilkan karakter sebagai mana yang diharapkan tidak cukup dalam waktu yang sebentar melainkan harus dilaksanakan secara terus menerus hingga nilai karakter tersebut tertanam dalam diri dan muncul menjadi sebuah kebiasaan.

Perguruan tinggi merupakan institusi tertinggi dalam dunia pendidikan bagi seorang pencari ilmu yang merupakan sebuah komunitas dengan karakteristik khas dalam struktur kehidupan masyarakat. Perguruan tinggi yang sejatinya menjadi tempat pendidikan bagi para penerus bangsa hendaknya secara kongkrit mengalakan pendidikan karakter.

Pelaksanaan pendidikan karakter di perguruan tinggi memiliki tantangan tersendiri, salah satu tantangannya adalah adanya anggapan bahwa perguruan tinggi merupakan intitusi pengajaran, penelitian dan pengaplikasian ilmu pengetahuan, dimana secara ekplisit pendidikan karakter bukan lagi tugas dari perguruan tinggi. Selain itu terdapat anggapan bahwa pendidikan karakter yang disampaikan di jejang sekolah dasar dan menengah sudah cukup menjadi bekal bagi para mahasiswa. Nyatanya,sekarang ini banyak kita temukanmahasiswa yang melakukan tindakan-tindakan amoral misalnya seks bebas, penggunaan obat-obatan terlarang, tindakan anarkis, dan lain sebagainya. Maka perguruan tinggi hendaknya tidak lepas tangan terkait dengan pendidikan karakter sebab pendidikan karakter harus dilakukan secara terus-menerus tanpa membatasi jenjang pendidikan. Sehingga karakter yang diharapkan dapat terpenuhi.

Pendidikan karakter yang tanamkan di perguruan tinggi diharapkan tidak hanya sebatas pada pengetahuan saja tetapi lebih pada membumikan karakter tersebut melalui berbagi bidang ilmu yang ada di perguruan tinggi. Dengan demikian disampaikannya pendidikan karakter di perguruan tinggi menjadi sangat penting untuk melengkapi dan memperkokoh bangunan karakter yang telah di bentuk pada pandidikan dasar dan menengah. Sehingga perlu adanya perhatian terhadap pendidikan karakter di perguruan tinggi.

Terlepas dari hal diatas dalam menanamkan karakter tidak hanya menjadi tugas pendidikan formal saja baik pendidikan dasar, menengah dan perguruan tinggi, tetapi menjadi tugas bersama baik orangtua maupun lingkungan. Sebab kesuksesan pendidikan karakter tidak lepas dari peran serta orang tua dan lingkungan yang mendukung.

 

Susunan Dewan Redaksi

error: Semua konten kami mempunyai hak kebijakan privasi, hubungi admin atau dosen bersangkutan. Hatur Nuhun