Temukan 6 Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil yang Jarang Diketahui

lina


manfaat asam folat untuk ibu hamil

Asam folat, atau dikenal juga sebagai vitamin B9, sangat penting bagi ibu hamil karena membantu mencegah cacat lahir pada otak dan tulang belakang bayi. Asam folat juga berperan dalam pembentukan sel darah merah dan produksi DNA.

Asam folat merupakan nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan cacat lahir yang serius pada bayi, seperti spina bifida dan anensefali.

“Asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan produksi DNA,” jelas Dr. Amelia Putri, dokter kandungan dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Jakarta.

Asam folat dapat diperoleh dari makanan seperti sayuran hijau, buah-buahan, dan kacang-kacangan. Namun, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi suplemen asam folat tambahan untuk memastikan kebutuhan harian terpenuhi. Asupan asam folat yang cukup selama kehamilan dapat membantu mencegah cacat lahir dan memastikan kesehatan ibu dan bayi.

1. Mencegah cacat lahir

Asam folat berperan penting dalam mencegah cacat lahir pada otak dan tulang belakang bayi, seperti spina bifida dan anensefali. Hal ini karena asam folat terlibat dalam pembentukan tabung saraf, yaitu struktur yang berkembang menjadi otak dan tulang belakang bayi.

Kekurangan asam folat selama kehamilan dapat menyebabkan tabung saraf tidak menutup dengan sempurna, sehingga menyebabkan cacat lahir. Oleh karena itu, ibu hamil sangat disarankan untuk mengonsumsi cukup asam folat, baik dari makanan maupun suplemen, untuk mencegah terjadinya cacat lahir pada bayi.

2. Membantu pembentukan sel darah merah

Asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Sel darah merah berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke janin dalam kandungan. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan anemia, yaitu kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat. Anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti kelelahan, sesak napas, dan pendarahan hebat saat melahirkan.

3. Mendukung produksi DNA

DNA merupakan materi genetik yang membawa informasi tentang sifat-sifat individu. Asam folat berperan penting dalam produksi DNA, baik pada ibu maupun janin. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan gangguan pada produksi DNA, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya cacat lahir dan masalah kesehatan lainnya pada bayi.

4. Menjaga kesehatan ibu

Asam folat juga berperan penting dalam menjaga kesehatan ibu selama kehamilan. Asam folat membantu mencegah anemia, mengurangi risiko preeklamsia (tekanan darah tinggi selama kehamilan), dan menjaga kesehatan mental ibu. Asam folat yang cukup juga dapat membantu mengurangi risiko kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah.

5. Mendukung pertumbuhan janin

Asam folat sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin secara keseluruhan. Asam folat berperan dalam pembentukan sel-sel baru, termasuk sel-sel otak, saraf, dan organ lainnya. Asam folat juga membantu menjaga kesehatan plasenta, yang berperan penting dalam menyediakan nutrisi dan oksigen bagi janin.

6. Mencegah keguguran

Cukupnya asupan asam folat selama kehamilan juga dapat membantu mencegah keguguran. Asam folat berperan dalam menjaga kesehatan rahim dan plasenta, sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya keguguran.

Artikel Terkait

Bagikan:

Artikel Terbaru