
Manfaat yakult untuk asam lambung adalah untuk membantu mengurangi gejala asam lambung seperti mual, muntah, dan nyeri ulu hati. Yakult mengandung bakteri baik yang dapat membantu menyeimbangkan kadar asam dalam lambung dan mengurangi peradangan.
Menurut dr. Fitriani, SpPD, konsumsi yakult dapat membantu mengurangi gejala asam lambung seperti mual, muntah, dan nyeri ulu hati.
“Yakult mengandung bakteri baik Lactobacillus casei strain Shirota yang dapat membantu menyeimbangkan kadar asam dalam lambung dan mengurangi peradangan,” jelas dr. Fitriani.
Selain itu, yakult juga mengandung prebiotik yang dapat membantu pertumbuhan bakteri baik di usus. Bakteri baik ini dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan, termasuk mengurangi gejala asam lambung.
1. Mengurangi asam lambung
Asam lambung yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai gejala yang tidak nyaman, seperti mual, muntah, dan nyeri ulu hati. Yakult mengandung bakteri baik Lactobacillus casei strain Shirota yang dapat membantu mengurangi produksi asam lambung dan menetralisir asam yang sudah ada di lambung. Dengan demikian, yakult dapat membantu meredakan gejala asam lambung dan meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan.
2. Melindungi lapisan lambung
Lapisan lambung yang sehat sangat penting untuk melindungi lambung dari asam dan enzim pencernaan. Yakult mengandung bakteri baik Lactobacillus casei strain Shirota yang dapat membantu memperkuat lapisan lambung dan melindunginya dari kerusakan. Dengan demikian, yakult dapat membantu mencegah terjadinya tukak lambung dan gangguan pencernaan lainnya.
3. Meningkatkan kesehatan pencernaan
Selain membantu mengurangi gejala asam lambung, yakult juga dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan. Bakteri baik Lactobacillus casei strain Shirota dalam yakult dapat membantu menyeimbangkan mikrobiota usus, yaitu kumpulan bakteri baik dan jahat yang hidup di usus. Keseimbangan mikrobiota usus yang sehat sangat penting untuk kesehatan pencernaan yang baik.
Bakteri baik dalam yakult dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri jahat di usus, sehingga dapat mengurangi risiko infeksi dan gangguan pencernaan lainnya. Selain itu, bakteri baik dalam yakult juga dapat membantu memproduksi vitamin dan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, sehingga dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.
4. Mengurangi peradangan
Peradangan pada lambung dapat menyebabkan berbagai gejala yang tidak nyaman, seperti nyeri, mual, dan muntah. Yakult mengandung bakteri baik Lactobacillus casei strain Shirota yang memiliki sifat anti-inflamasi. Bakteri ini dapat membantu mengurangi peradangan pada lambung dan meredakan gejala yang ditimbulkannya.
5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Yakult mengandung bakteri baik Lactobacillus casei strain Shirota yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bakteri ini dapat membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit dengan cara:
- Meningkatkan produksi antibodi
- Mengaktifkan sel-sel kekebalan tubuh
- Memproduksi zat antibakteri
Dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, yakult dapat membantu mengurangi risiko terkena infeksi dan penyakit, seperti flu, pilek, dan infeksi saluran pencernaan.
6. Mencegah infeksi
Bakteri baik Lactobacillus casei strain Shirota dalam yakult memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu mencegah infeksi pada saluran pencernaan. Bakteri ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri jahat yang dapat menyebabkan infeksi, seperti E. coli dan Salmonella. Dengan mencegah infeksi, yakult dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah terjadinya diare, muntah, dan kram perut.
7. Menyeimbangkan mikrobiota usus
Mikrobiota usus adalah kumpulan bakteri baik dan jahat yang hidup di usus. Keseimbangan mikrobiota usus sangat penting untuk kesehatan pencernaan yang baik. Bakteri baik dalam yakult dapat membantu menyeimbangkan mikrobiota usus dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri jahat dan meningkatkan pertumbuhan bakteri baik. Dengan menyeimbangkan mikrobiota usus, yakult dapat membantu mengurangi gejala asam lambung dan meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan.
8. Mengurangi risiko kanker lambung
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi yakult dapat membantu mengurangi risiko kanker lambung. Hal ini diduga karena bakteri baik Lactobacillus casei strain Shirota dalam yakult dapat membantu melindungi lapisan lambung dari kerusakan yang disebabkan oleh Helicobacter pylori, bakteri yang merupakan faktor risiko utama kanker lambung.
Selain itu, yakult juga mengandung antioksidan yang dapat membantu melindungi sel-sel lambung dari kerusakan akibat radikal bebas. Dengan demikian, konsumsi yakult secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan lambung dan mengurangi risiko terjadinya kanker lambung.
9. Meningkatkan penyerapan nutrisi
Bakteri baik Lactobacillus casei strain Shirota dalam yakult dapat membantu meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan yang kita konsumsi. Bakteri ini dapat menghasilkan enzim yang membantu memecah makanan menjadi nutrisi yang lebih kecil dan mudah diserap oleh tubuh. Dengan meningkatkan penyerapan nutrisi, yakult dapat membantu kita mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk kesehatan yang optimal.